Resume Pertemuan ke-9 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 32




Tema: MENGELOLA MAJALAH SEKOLAH

Narasumber: Widya Setyaningsih (Widya Arema)

Moderator: Nur Dwi Yanti (NDY)

Tanggal: Senin, 10 Februari 2025

Sumber: Grup WA KBMN PGRI Gel. 32

 

Ringkasan:

- Pertemuan ke-9 KBMN PGRI Gelombang 32 membahas tentang cara mudah mengelola majalah sekolah.

- Narasumber, Widya Setyaningsih (Widya Arema), seorang pendidik, penulis, dan narasumber di berbagai pelatihan, mengajak peserta untuk memahami pentingnya majalah sekolah sebagai media informasi, wadah kreativitas, sarana literasi, dokumentasi sejarah, dan alat untuk meningkatkan rasa kepemilikan dan kolaborasi.

- Widya Arema menekankan bahwa kunci untuk menjadi penulis produktif adalah MAU.

- Diskusi membahas tentang apa itu majalah, fungsi dan manfaatnya, susunan redaksi, serta langkah-langkah menerbitkan majalah sekolah.

Berikut beberapa poin penting yang dibahas:

Pengertian Majalah Sekolah:

- Majalah sekolah adalah terbitan berkala yang menyajikan berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual, dan informasi penting untuk pembaca sekolah.

 

Fungsi dan Manfaat Majalah Sekolah:

- Media Informasi: Menyampaikan berita sekolah, prestasi siswa, dan wawasan akademik dan non-akademik.

- Wadah Kreativitas: Memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide melalui artikel, puisi, cerpen, opini, dan karya seni.

- Sarana Literasi: Melatih keterampilan menulis, membaca, dan berpikir kritis.

- Dokumentasi Sejarah: Merekam perjalanan sekolah, menjadi arsip berharga.

- Meningkatkan Rasa Kepemilikan dan Kolaborasi: Mengajarkan kerja tim dalam mengelola konten dan menerbitkan majalah.

 

Susunan Redaksi Majalah Sekolah:

- Penasehat: Yayasan, memberikan pertimbangan.

- Penanggung Jawab: Kepala Sekolah, bertanggung jawab atas keseluruhan penerbitan.

- Pimpinan Redaksi: Bertanggung jawab terhadap mekanisme dan aktivitas redaksi.

- Editor: Bertanggung jawab atas swasunting, proofreading, dan mengedit tulisan.

- Reporter: Mencari berita dan membuat atau menyusunnya.

- Fotografer: Mengambil gambar peristiwa atau objek yang bernilai berita.

- Layout: Mendesain majalah dan tata letaknya.

- Bendahara: Mengatur sirkulasi keuangan majalah.

 

Langkah-langkah Menerbitkan Majalah Sekolah:

Menyatukan Ide dan Gagasan: Membentuk susunan redaksi.

Mengajukan Proposal:

Membuat Rancangan Majalah: Menentukan nama, isi, dan pendanaan.

Mencari Rekanan Pendukung: Percetakan, sponsor.

 

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan:

- Nama Majalah: Unik, menarik, dan mudah diingat.

- Artikel: Visi misi sekolah, salam redaksi, berita sekolah, profil guru, profil siswa berprestasi, karya siswa, kegiatan siswa, kuiz berhadiah, prestasi sekolah, info dan pengumuman.

- ISBN: Ajukan ISBN untuk hak paten.

- Bahasa: Mudah dimengerti anak-anak, tidak terlalu formal, gunakan bahasa keseharian dan pergaulan, selipkan bahasa gaul yang sopan.

- Tema: Pilih tema yang sedang ngetrend dan relevan.

- Cover dan Layout: Menarik, sesuai tema, dan tingkatan usia.

- Pembiayaan: Dari siswa, BOSDA, dan sponsor.

- Percetakan: Cetak secara fisik atau online (PDF, flipbook, Photoshop).

- Upgrade Ilmu: Pelatihan menulis, Corel, Photoshop.

- Kekompakan Tim: Penting untuk solid, saling mendukung.

 

Kesimpulan:

- Pertemuan ini memberikan panduan praktis tentang mengelola majalah sekolah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penerbitan.

- Majalah sekolah bukan hanya media cetak biasa, tetapi juga refleksi identitas dan kreativitas siswa.

- Dengan teknologi dan budaya literasi yang berkembang, majalah sekolah dapat beradaptasi dengan format yang lebih interaktif dan digital.

 

 

Adiwerna,04 Maret 2025 

Retno Susiyanti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Latihan ke Panggung Juara: Catatan Perjalanan Lomba Bertutur MIN 3 Tegal

Resume Pertemuan ke-2 Menulis Resume di Blog

Memupuk Keberanian, Merangkai Cerita: Perjalanan Menuju Lomba Bertutur 2026